Palestin

Hamas: Tidak ada Pembicaraan dengan ‘Israel’ sampai Tahanan Palestin Dibebaskan

Published

on

Israel menunda pembebasan tahanan Palestin, meskipun Hamas telah memenuhi kewajibannya dalam pertukaran tawanan. Pemimpin Hamas, Mahmoud Mardawi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melanjutkan pembicaraan dengan Israel melalui pengantara seperti Mesir dan Qatar hingga Israel memenuhi kesepakatan mereka untuk membebaskan tahanan Palestin yang telah disepakati.

Hamas telah menyerahkan 10 tahanan Israel, termasuk 6 yang masih hidup, sebagai bagian dari kesepakatan yang mengharuskan Israel membebaskan 620 tahanan Palestin. Namun, Israel tetap menunda pembebasan tersebut dengan alasan bahwa Hamas melakukan serah terima tawanan dengan cara yang dianggap “merendahkan martabat.” Hamas mengecam klaim ini dan menuduh Israel hanya mencari alasan untuk menghindari kewajiban dalam perjanjian pertukaran tawanan serta gencatan senjata di Gaza.

Anggota Biro Politik Hamas, Izzat al-Rishq, menyatakan bahwa keputusan Israel ini adalah bentuk pengingkaran terhadap perjanjian dan menunjukkan bahwa Israel tidak dapat dipercaya dalam memenuhi komitmennya. Hamas pun menyerukan kepada pengantara antarabangsa dan komuniti global untuk menekan Israel agar segera melaksanakan kesepakatan.

Selain itu, ada laporan dari media Israel yang menyebutkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berjanji kepada partai “Zionisme Religius” untuk tidak melanjutkan tahap kedua gencatan senjata di Gaza. Hal ini diduga sebagai strategi Netanyahu untuk mempertahankan koalisinya dan menghindari keruntuhan pemerintahannya.

Keseluruhan perkembangan ini menunjukkan meningkatnya ketegangan antara Hamas dan Israel, serta dampaknya terhadap upaya perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.

Sumber: Hamas: Tidak ada Pembicaraan dengan ‘Israel’ sampai Tahanan Palestina Dibebaskan | Arrahmah.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Exit mobile version